Deteksi Bencana Sosial Sejak Dini....
Tiada Hari Tampa Pengabdian

LANGKAH-LANGKAN MENANGANI KONFLIK


Konflik memang bukan sesuatu yang menyenangkan, apalagi jika dalam suatu kegiatan penyuluhan Anda terlibat didalamnya. Dan boleh dikata, hampir semua orang pasti pernah terlibat dalam suatu konflik.

Tentu saja sebelum Anda berurusan dengan situasi semacam inu, Anda harus terlebih dahulu berda’a: memohan kebijaksanaan, pemahaman, dan agar Tuhan menyingkapkan akar permasalahan, mendamaikan, dan memulihkan pihak-pihak yang terlibat dalam konflik.

Selain itu, ada beberapa tips yang mungkin dapat membantu Anda untuk menyelesaikan suatu konfilk

- Menjadi Pendamai

Seseorang yang memahami benar posisinya sebagai pendamai akan membantu pihak-pihak yang terlibat dalam konflik mengerti dari mana harus memulai menyelesaikan konflik. Sebagai pendamai, tujuan kita adalah untuk membawa kedamaian, menyelesaikan konflik, dan memulihkan kesatuan

- Tetap Netral

Penting bagi anda untuk tetap netral jika ada dua/lebih pihak yang sedang berselisih paham. Dengan tetap netral, anda tidak memihak siapapun, tapi berperan sebagai mediator ~~ tidak memihak mana pun tapi memastikan adanya kebenaran dan keadilan dalam situasi tersebut.

- Dengarkan kedua (atau lebih) pihak

Setiap cerita terdengan sangat bagus sampai saat anda mendengarkan cerita yang lain. Usahakan untuk mendengarkan semua versi cerita yang ada dan jangan menghakimi sampai anda mendengarkan cerita-cerita yang lain. Jika sudah demikian, anda akan mampu memahami benar apa yang terjadi dan apa akar permasalahan dari sebuah konflik, dan kemudian dapat membuat pengamatan dan kesimpulan

- Mau membujuk pihak-pihak untuk bertanggung jawab.

Jika suatu pihak lain telah melakukan hal yang salah, anda harus bersedia menghampiri pihak-pihak tersebut untuk membuat mereka bertanggungjawab

- Nasihati pihak-pihak dalam konflik

Tidak memihak siapapun, namun fokus pada hal yang lebih penting – rekonsiliasi antar sesama pihak-pihak yang terlibat dalam konflik.

- Mendorong adanya rekonsiliasi

Tanggung jawab kita adalah mendorong pihak-pihak yang berkonflik agar mau menyelesaikan masalahnya, berdamai, saling berkomunikasi, dan juga bertanggung jawab atas tindakan mereka serta bersedia untuk meminta maaf jika memang perlu.

- Satukan pihak-pihak yang berselisih paham

Saat mereka setuju untuk berdamai, langkah selanjutnya ialah menetapkan waktu untuk mereka saling bertemu dan berekonsiliasi dengan anda berperan sebagai mediator. Jika mereka menghendaki hal semacam itu sendiri, bagus, tapi jika tidak, seorang mediator harus hadir juga. Usahakan untuk bicara secara pribadi dengan pihak-pihak yang terlibat sebelum pertemuan dimulai

- Beri semua pihak kesempatan berbicara

Pada pertemuan rekonsiliasi, minta pihak-pihak yang ada untuk membagikan pikiran dan perasaan mereka sehubungan dengan apa yang terjadi. Dengarkan mereka dan arahkan mereka agar mereka tidak berdepat lagi, namun tetap fokus pada tujuan pertemuan ~~ untuk berdamai dan saling memaafkan. Akan baik jika anda sebagai mediator mengutarakan keinginan anda tentang bagaimana pertemuan itu akan berjalan. Hal itu akan membuat anda semakin siap dan pertemuannya pun akan berjalan dengan lebih baik ~~ fokus pada tujuannya, yakni rekonsiliasi

- Dorong mereka untuk memaafkan dan melupakan yang lalu

Sebelum mengakhiri pertemuan itu, katakan pada mereka untuk benar-benar salng memaafkan dan melupakan kejadian yang sudah-sudah, jangan sampai diugkit-ungkit lagi di kemudian hari. Meskipun mereka membutuhkan waktu untuk pulih, namun dengan menjelaskan kepada mereka bahwa memaafkan adalah melupakan kesalahan, mereka tidak akan tenggelam dalam amarah dan perpecahan lagi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 

FK PSM Kota Sukabumi Team Penyusun : Bagus, Ujang, Irvan